Selasa, 30 Oktober 2018

SUNYI


 By : Nurul Hidayah

     Malam ini tidak seperti biasanya, penduduk Pulau Bungin sudah tergusur dan akan dipindahkan ke Pulau Besar ODOP batch 6. Kesunyian pun terasa saat semua penduduk satu persatu di keluarkan sang PJ untuk berbenah dan mendapat tiket untuk melanjutkan tahapan perjalanan yang harus kita lalui.

      Tiket itu tak lain adalah sertifikat yang akan di keluarkan ODOP batch 6 sebagai Apresiasi bagi kita yang masih bertahan, yang selalu taat menyelesaikan tugas dengan baik dan tidak melanggar peraturan yang  ada, juga harus mentaatinya.

      Kini terasa sunyi, terasa sendiri lagi karena Pulau Bingin rumah singgah kita yang mungil dan indah penuh warna, sudah tiada lagi. Mbak @ Yah Dyah juga  Cak lutfi mereka semua sangat care dan sabar membimbing kami.

     Alhamdulillah, ilmu kepenulisan yang aku dapat sangat bermanfaat sekali materi demi materi aku terima dengan penuh suka cita, walau masih banyak lagi yang harus aku pelajari namun semua yang telah aku dapatkan terasa baru dan kadang membuatku harus ekstra keras untuk bisa senantiasa dalam zona aman yang aku inginkan.

         Bersama Komunitas ODOP rasanya seperti menemukan sesuatu yang baru, kaerana aku sebagai pemula yang harus bersanding dan bertanding, sehingga beberapa teman saling berguguran. Seru bersamu ODOP ... bahkan malam-malamku terkuras untuk menyelesaikan tugas-tugas dan tantangan yang kau suguhkan.

#special for you ODOP
# Onedayonepost
#ODOP B

Senin, 29 Oktober 2018

For You Are


     By :Nurul Hidayah

        Waktu berlalu begitu cepatnya, serasa berkejaran antara detik,menit dan menyusul jam dan hari.
Dua bulan sudah kebersamaan ini, kalian semua yang selalu setia menemani kami, walau secara langsung tidak pernah bertatap muka, namun kebersamaan ini serasa hangat.
Sehangat mentari pagi yang menyapa,sinarnya yang lembut menerangi Mayapada ini.

        Begitu juga kehadiran kalian, mengolah rasa, kalian semua penuh inspiratif. Banyak dari kami mengagumi sosok kalian yang penyabar dan selalu well came disetiap keadaan, tempat kami semua bertanya, tempat kami semua berkeluh kesah, tempat kami semua mengais ilmu yang selama ini dengan sabar menuntun kami. Tanpa lelah, penuh suka, canda dan tawa  selalu mengawali kebersamaan kita.Bijaknya kalian semua mendampingi kami.

        Maafkan kami, kadang melakukan kesalahan, kadang menjengkelkan atau apa pun itu yang membuat kalian takberkenan.
Aku pribadi mengucapkan beribu-ribu maaf (aduh jadi melo, air mataku menitik jatuh)  sekali lagi maafkan PJ-ku sayang ...

        Semoga budi baik kalian semua, Alloh yang membalasnya.  Kita semua saling mendo'akan agar selalu dalam keadaan sehat wal afiat penuh berkah dan ridho Nya, juga sucses tentunya .... Aamiin.

         Aku berharap, semoga silaturahim ini selalu terjaga walau ODOP_6 nanti usai, kita akan senantiasa menjaganya dan menjadikannya bertambahnya persaudaraan kita semua.

        Sekali lagi trimakasih dan aku pribadi mohon agar kami nanti bisa lulus semua dan
dapat melanjutkan kejenjang berikutnya. Maafkan aku, yang tak bisa membuat kata-kata indah, namun percayalah rasa  syukurku dan doa-doa terindah untuk PJ-ku semua.


#onedayonepost
#tantangan spesial
#ODOP_6

       

Minggu, 28 Oktober 2018

SECANGKIR KOPI

               
By : Nurul Hidayah

   Sejumput harapan
   Didalam harumnya secangkur kopi
   Aromanya menusuk harum
   Menggugah syaraf yang terlelap

    Pahitnya menyentuh rasa
    Membasuh kusamnya hari ini
    Dibalik pahit tersimpan manisnya
    Beradu rasa dengan keadaan
   
    Menembus waktu
    Menyatukan hati
    Dalam secangkir kopi
    Di senja hari ini

#onedayonepost
#ODOP_6

Sabtu, 27 Oktober 2018

HARIKU LEBIH FRESH BERSAMAMU

By : Nurul Hidayah
     Cuaca pagi itu begitu cerah, pepohonan rindang menghijau, bunga-bunga menghias taman kecil disudut-sudut halaman menambah asrinya perumahan penduduk di sana.

       wangi bunga kopi yang semerbak membuatku betah menikmati panorama pegunungan Gumitir yang sejuk dan menawan. Banyak lalu lalang penduduk menaiki motor trilnya yg unik terliat alakadarnya, untuk dikendarai naik turun juga belokan tajam berlumpur sebagai sahabat berkebunya.

       Bagiku merupakan pemandangan yg indah melihat kehidupan penduduk yg berada dilereng pegunungan Gumitir itu. Penduduknya sangat ramah dan peduli jg sangat rukun.
Kedatanganku yang kesekian kalinya, yang tidak terbiasa dengan cuaca yang sangat dingin disana aku prepare untuk membawa minuman Sari Jahe Herbadrink sebagai minuman penghangat tubuhku. Kali ini sengaja aku bawakan lebih selain untuk aku konsumsi sendiri, aku juga ingin memperkenalkan minuman Sari Jahe Herbadrink untuk keluargaku disana, karena mengingat kondisi cuaca disana rasanya pas banget untuk dikonsumsi disetiap saat dan disegala suasana. Mengingat udaranya disana yang sejuk apalagi di pagi hari atau malam harinya udara berubah sangat dingin sekali.

          Sore itu banyak keluarga dan saudaraku yang lain juga berkumpul, kita saling bercerita, tentang kisah masing-masing. Senyum dan tawa pun menghias wajah mereka yang kelihatan penuh keceriaan sambil menikmati jajanan tradisional juga minuman Sari Jahe yang nikmat, segar menghangatkan rasanya menambah seru dan enggan untuk beranjak pulang.




Sari Jahe Herbadrink ternyata sangat disukai dan  cocok sekali diminum disegala suasana.
Jahe, rempah ini merupakan bahan makanan dan minuman yang memiliki rasa pedas yang khas, yang memiliki rasa pedas yang khas dan memiliki khasiat dalam menghangatkan tubuh juga sebagai obat saat terserang masuk angin. Rasa pedas jahe dihasilkan dari senyawa yang bernama Zingerona,
 Sari Jahe Herbadrink.
Dikemas secara modern yang berbentuk sachets, praktis dan mudah untuk dibawa kemana saja.
Selain itu Sari Jahe Herbadrink memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, antara lain menurunkan tekanan darah, membantu pencernakan, mencegah mual, memberi rasa nyaman pada lambung, mencegah penyumbatan pembuluh darah, pengobatan rematik dan manfaat lainnya.

        Sari Jahe Herbadrink diproduksi oleh Konimex hadir dalam bentuk sachet yang praktis, minuman ini mengandung ekstrak jae 9,5g, gula dan bahan lainnya hingga 22g. Harganya sangat terjangkau dan mudah di dapat di toko-toko terdekat dan tersedia beberapa varian jenis Herbadrink.


Sari Temulawak Herbadrink, minuman tradisional yang dikemas secara praktis dan higines, merupakan minuman herbal sebagai acuanku, karena pola makanku yang berantakan hingga penyakit maag pun menyerangku.

         Kini aku temukan racikan yang khas dan cocok sebagi alternatif herbal yang sesuai keinginanku. Jujur aku tidak begitu tertarik dengan obat-obat kimia, karena selain efek sampingnya kurang bagus bagi organ tubuh kita aku khawatir bisa ketergantungan dengan obat tersebut.

         Sari Temulawak Herbadrink, sejak dulu dikenal bermanfaat untuk memelihara fungsi hati, meningkatkan daya tahan tubuh serta memperbaiki fungsi pencernakan. Sari Temulawak Herbadrink sugar free, dikemas praktis dalam bentuk sachet Netto @ 18g per sachetnya. Sari Temulawak Herbadrink satu kotak berisi 5 sachet dengan komposisi : ekstrak curcuma 22g setara dengan 800mg rimang segar temulawak, gula dan bahan lainnya hingga 18 g.
Cara mengkonsumsi Sari Temulawak Herbadrink sangat mudah tinggal larutkan 1 shaset Herbadrink Sari Temulawak kedalam air kurang lebih 150 ml air panas atau dingin. Aduk hingga rata siap untuk disajikan.

      Varian lainnya yang pas untukku adalah Herbadrink Lidah Buaya, minuman ini pun sangat aku sukai dan menjadi minuman favorit semua anggota keluargaku.

  Herbadrink Lidah Buaya berkhasiat membantu memelihara kesehatan fungsi pencernakan dan membantu melancarkan buang air besar, terbuat f@ri bahan alami tanpa bahan pengawet dan tanpa bahan perasa, bebas gula (sugar free) sehingga aman dikunsumsi oleh penderita diabetes dan konsumen yang menghindari gula berlebih. Herbadrink Lidah Buaya sugar free tersedia dalam kemasan dus isi 5 sachet @ 10g.

         Herbadrink sugar free tersedia pula dalam varian Sari Jahe sugar free, Sari Temulawak sugar free, dan Chrysanthemum sugar free.
Sedang varian reguler tersedia dalam v@rian Sari Jahe, Sari Temulawak, Kunyit Asam, Kunyit Asam Sirih plus madu, Beras Kencur, Chrysanthemum, Kopi Ginseng.
Komposisi: ekstrak Lidah Buaya 4.6g setara dengan 10g daun lidah buaya.
Cara penyajian, larutkan 1sachet kedalam kurang lebih 150ml air panas atau dingin.

#tantangan 7 kompetisi blog
#onedayonepost
#Odop_6

Jumat, 26 Oktober 2018

BERSAMA MU



               BERSAMA MU

By : Nurul Hidayah


     Bersamamu
     Malam-malamku
     Lelahku
     Yang selalu bergelut
     Bersama sang waktu

     Himpitan
     Detik-detik
     Yang harus
     Aku selesaikan

     Aku harus bisa
     Aku harus kuat
     Aku tak ingin
     Mengecewakanmu

     Hari-hariku
     Yang selalu berusaha
     Untuk memenuhimu
     Disetiap sudut luangku

     Tantangan demi tantangan
     Yang harus kuperjuangkan
     Demi kubisa belajar
     Berkarya bersamamu


#onedayonepost
#ODOP_6
   
   

Kamis, 25 Oktober 2018

akankah


             Akankah


By : Nurul Hidayah

Akankah
Bunga ini bersemi kembali
Bermekaran memukau
Ditaman hati

Akankah
Semerbak wangimu
Memenuhi ruang hampa
Dalam kalbu ini

Akankah
Warna elokmu
Mampu memikat
Kumbang dan kupu-kupu
Tuk menghampirimu

Aku katakan tidak
Semua yang ada
Sudah ketentuanya
Tak usah risau

Semua yang ada
Semua yg tercipta
Semua yang hidup
Semua adalah milik Nya

Milik Sang Maha Pengatur
Milik Sang Maha Kekal
Mohon Ampun dan bersyukur
Tugas kita sebagai
Hambanya ...

Tumbuh Indah
Akhirnya layu
Berguguran di terpa angin
Itu semua adalah
Kehendak Nya.


#onedayonepost
#ODOP _6


Rabu, 24 Oktober 2018

PANGGILAN MU



             PANGGILAN MU


 Oleh : NURUL HIDAYAH

       Panggilan Mu
       Membuat banyak jiwa
       Tergetar mendengar
        Lalu bergerak mendatangi Mu


         Suara Panggilan Mu
         Semua jiwa yang bertakwa
         Bersuci penuh Iman
         Melangkah tenang

         Suara panggilan Mu
          Indah penuh harap
         Keikhlasan ketakwaan
         Tuk Berserah diri

          Berjajar penuh ketundukan
          Menunaikan seruan
          Panggilan Hakiki
          Rukuk dan sujud
          Mengharap Ridho Illahi Robbi

#tantangan 7
   puisi
#ondyonepost
#ODOP_6