Selasa, 01 Januari 2019

Tak Akan Terlupakan

Oleh : Nurul Hidayah

Alhamdulillah

Rasa bahagia telah mengenalmu ODOP, meski usiaku yang sudah tidak lagi muda seperti teman-teman lain, aku menikmati dan berjuang terus agar aku bisa menyelesaikan tugas dan tantanganku dengan segala keterbatasanku.

Teman-temanku khususnya kelas Fiksi, tanpa terkecuali yang begitu ramah dan hangat. Walau hanya berteman di dunia maya, rasanya begitu dekat dan saling kerja sama dengan kompak. Seru dan lucu bila sudah bergabung dan berceloteh riang.

Terimakasih buat Pengurus ODOP Batch 6  Kelas Fiksi, semuanya tanpa kecuali juga buat Bintang Tamu yang telah berbagi Ilmunya dengan tulus dan sabar tak lupa special Mb Wiwid Nurwidayanti , MS Wijaya. Semoga Alloh membalas kesabaran, ketulusan dan kerja keras selama membimbingku. Mohon maaf  atas kesalahan dan keterbatasanku semoga ODOP semakin Berjaya. Aamiin
SELAMAT TAHUN BARU 2019 SEMOGA LEBIH BAIK SUCSES SELALU



#ODOP_6
#onedayonepost


Selasa, 04 Desember 2018

Hujan.



Oleh :Nurul  Hidayah


Aku disini

Diam menikmati

Cakrawala cerah

Di pinggiran pantai

Deru ombak berdeburan

Angin gunung semilir menerpa cemara

Rasa tentram damai mewarnai siang itu

Tiba-tiba mendung menjelma

Langit pun berubah warna

Aku menikmati bulirannya

Buliran rianai hujan

Dengan bahagia

 Di sana terlihat nelayan

Bersama perahunya

Ia pulang dengan raut wajah ceria

Hujan itu membawa keberkahan

Keberkahan bagi umat manusia







#Puisi
#KelasFiksi
#ODOP_6
#Onedayonepost


Senin, 03 Desember 2018

APA YANG DI KHAWATIRKAN?


Bak lautan manusia, hadirmu tulus demi Bangsa dan Negara. Dengan elok kau tunjukkan pada dunia. Itulah kau yang selalu setia pada Agama dan Negeri tercinta. Aku terharu melihatmu. Engkau begitu mempesona dan  sejuk di mataku. Kebersamaan yang begitu menakjubkan. Hadirmu tanpa syarat, kepedulianmu tanpa pamrih. Hanya Iman dan Doa untuk keselamatan Agama Bangsa dan Negara. Rahmatan Lil 'alamiin. Dahsyat dan mendunia.

#FlashFiction
#KelasFiksi
#ODOP_6
#OneDayOnePost

Minggu, 02 Desember 2018

HUKUMAN DUNIA



Oleh : Nurul Hidayah

Banyak orang menggunjing itu semua karena ulahmu yang tak sepantasnya kau lakukan. Sudah berapa hati kau lukai, sudah berapa orang kena pukulan beringasmu. Banyak ucapan sumpah serapah dari orang-orang yang kau sakiti menyeruak.
Istrimu cuma diam dan pasrah menerima perlakuanmu. Ibu yang Renta pun terbiasa dengan kata-katamu yang kasar dan gak aturan.
Malam itu sudah jadi garis takdirmu, berita celaka menimpamu hingga kau harus amputasi kehilangan kedua kakimu.



#FlashFiktion
#KelasFiksi
#ODOP_6
#onedayonepost

Sabtu, 01 Desember 2018

GELISAHKU



By : Nurul Hidayah

Hari itu ...
Gelisahku melanda jiwa
Begitu menyiksanya
Hingga kebuntuanku
Membuat sesak dadaku

Yaa Allah ...
Segala upaya tlah kucoba
Ku tepis segala prasangka
Ternyata aku tak kuasa
Kegelisahan tetap melanda jiwa

Hujan itu ...
Mengingatkan aku
Dalam hujan ada keberkahan
Aku mencoba berdoa
Agar aku bisa menyunting kedamaian jiwa

Malam itu ...
Aku bawa gelisahku
Diatas sajadah, aku mengadu
Aku baca dan terus ku baca Kalam-Mu
Air mataku deras sederas hujan malam itu
Tapi terus aku baca, aku fahami Firman-Mu

Rasa lega ...
Deraian air mata itu
Mengurangi sesak didadaku
Buncah hatiku reda
Bersama lantunan Kalam-Mu

#Puisi
#KelasFiksi
#ODP_6
#onedayonepost


Jumat, 30 November 2018

KESABARANMU KASIH


By : Nurul Hidayah

Kasih, kesabaranmu membuat lorong-
lorong hatiku yang dulunya gelap, pekat tanpa cahaya. Aku terpuruk meniti  jalan yang tak ku kehendaki. Cayaha yang kau berikan pudar ditengah pekatnya malam. Aku tersungkur jatuh, dan tak tau arah pulang.

Kasih, kesabaranmu menuntunku kembali membuka pelan netraku. Agar ku mampu menatap kembali keagungan-Nya. Rasa syukurku, menyatu bersama kesabaranmu. Kau tunjukkan lagi untaian mutiara yang hilang. Aku terkesima memandang gemerlap cahayanya. Rasanya bagai mimpi, kau peluk erat aku, menuju telaga cinta yang kita rindukan. Disana kau tunjukkan pelangi menghias semesta, aku tertegun dan mengharu biru, rona memerah diwajahku. Aku diam tertunduk tak terasa buliran air mataku deras jatuh membasahi wajahku.

Kasih, kesabaranmu membuat terang hatiku. Kau perlihatkan purnama yang bersinar terang, bertahta di singgasana bermandikan kerlingan bintang-bintang. Hatiku damai,  bisa melalui hariku yang suram. Kini aku tak lagi sendiri, mengarungi mayapada yang penuh misteri

Kasih, kesabaranmu membawaku memahami arti kehidupan, 'tuk selalu ikhtiar, berserah diri. Dan hanya kepada-Nya tempat bergantung dan tempat kembali.


#Prosa liris
#KelasFiksi
#ODOP_6
#onedayonepost

Rabu, 28 November 2018

CINTA ABADI 2



By :Nurul Hidayah

Aku tertegun, mengeja kembali liris yang kau tulis. Ku nikmati ungkapan sanubarimu, yang begitu syahdu mendayu. Ingin rasanya ku coba, dan terus mencoba hingga buncahan rinduku terpadu mengalir bersama mimpimu.
Kini hatiku berbunga, jiwaku melayang  Jauh menembus dunia maya. Aku mencarimu, mencari dan terus ku cari hingga di penghujung waktu.
Bersama cintamu. Bersama kasihmu, meniti senja dalam bayangan. Menepis sepi dalam penantian panjang.
Kasih, aku selalu ada untukmu. Dalam diamku sejuta lara tak mampu melenyapkan rinduku padamu. Ku ukir indah namumu, kau ukir indah namaku. Seindah mawar merah yang kau berikan, berseri mewangi memenuhi relung-relung kalbuku. Di tepian danau biru, yang kau janjikan, inginku rengkuh liris mutu manikam yang kau rangkaikan.


#prolis
#kelasfiksi
#onedayonepost
#ODOP_6